Dilorong rumah
sakit kini ku terdiam,membisu tanpa bisa berucap,orang yang selama ini selalu
tegar dalam menghadapi masalah akhirnya bisa juga ternyata meneteskan air matanya,mungkin
kepedihan kali ini terlalu dalam untuk aku sembunyikan atau terlalu berat tuk
buat aku mampu bertahan,kini dipikiranku yang ada hanyalah dirimu saja.Kembali ku tengok jam ditanganku,gag
kerasa,sekarang angka jarum jam sudah menunjukan pukul delapan malam,bearti
sudah lebih dari dua jam berlalu aku duduk disini,menunggu ia tersadarkan
kembali,kubangkit dari tempat dudukku,kembali kulihat dia dari balik jendela
kaca dipintu,sungguh tiada kekuatan buatku sanggup tidak meneteskan air mata
melihat keaadaannya yang kini begitu lemah,dan tak nampak sama sekali sosok wanita
yang biasanya penuh semangat,wanita yang selalu bisa membuatku tertawa dan satu hal tentang dirimu yang membuat
diriku merasa bahwa kamu itu berbeda dari kebanyakkan wanita lain yaitu cara kamu
memandang hidup ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar